Konflik Antar Kelompok Maurek Bawang Jorong Koto, Aie Dingin dengan Jorong Data, Aie Dingin (Di Nagari Sungai Nanam, Districts Lembah Gumanti Kabupaten Solok)

Trisna, Wahyuni (2017) Konflik Antar Kelompok Maurek Bawang Jorong Koto, Aie Dingin dengan Jorong Data, Aie Dingin (Di Nagari Sungai Nanam, Districts Lembah Gumanti Kabupaten Solok). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img]
Preview
Text (Abstrakl)
Abstrak.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (11kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Lengkap)
13070184 TRISNA WAHYUNI OK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Konflik antar kelompok maurek bawang Jorong Koto, Aie Dingin dengan jorong Data, Aie Dingin terjadi karena kedua kelompok tersebut sama sama bekerja ke Nagari Sungai Nanam dan dalam mencari tempat untuk bekerja dapat menimbulkan masalah antar kelompok tersebut sehingga timbulnya persaingan dan memicu konflik, konflik yang terjadi tidak hanya antar kelompok tapi juga dalam kelompok itu sendiri. Penelitian ini memilik perbedaan dengan penelitian konflik konflik lain sehingga yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1). Menjelaskan faktor faktor yang menyebabkan konflik antar kelompok maurek bawang Jorong Koto, Aie Dingin dengan Jorong Data, Aie Dingin, (2). Menjelaskan fungsi terhadap kelompok setelah terjadi konflik. Adapun teori yang digunakan adalah Teori Konflik yang dijelaskan oleh Lewia A. Coser. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan cara Purposive Sampling. Unit analisis dalam penelitian ini adalah kelompok. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan konflik dalam penelitian ini adalah konflik outgroup disebabkan karena (1.persaingan antar kelompok dalam mencari peluang untuk bekerja, 2. Perebutan tempat untuk bekerja antar kelompok yang dapat menimbulkan konflik, 3. Adanya rasa saling menjatuhkan atau menjelekan antar kelompok). Selain itu fungsi terhadap kelompok setelah terjadi konflik yaitu fungsi positifnya, Meningkatkan solidaritas kelompok agar kelompok tetap bertahan serta membuat aturan baru dalam kelompok. Sedangkan fungsi negatif yaitu, Pandangan buruk pemilik bawang terhadap kelompok, Berkurangnya peluang kerja bagi kelompok.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Siska Maiyuni
Date Deposited: 11 Aug 2018 03:05
Last Modified: 11 Aug 2018 03:05
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/1213

Actions (login required)

View Item View Item