Fungsi Upacara “Maasok Baniah Padi” Dalam Bercocok Tanam Padi Pada Masyarakat Jorong Lundar Nagari Panti Timur Kabupaten Pasaman

Anugrah, Arif Haryanto (2017) Fungsi Upacara “Maasok Baniah Padi” Dalam Bercocok Tanam Padi Pada Masyarakat Jorong Lundar Nagari Panti Timur Kabupaten Pasaman. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (344kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (116kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Lengkap)
13070179 ANUGRAH ARIF HARYANTO OK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman budaya dan suku yang patut dibanggakan. Di Indonesia, yang rakyatnya sebagian besar hidup sebagai petani, praktek-praktek ilmu gaib yang dilakukan umumnya menyangkut bidang pertanian, yaitu pada saat masyarakat akan menebang pohon untuk membuat ladang, saat menanam, saat memanen dan sebagainya. Begitu juga dengan Kabupaten Pasaman di Jorong Lundar Nagari Panti Timur yang memiliki berbagai sistem religi dalam bercocok tanam padi yang disebut dengan “maasok baniah padi” yang masih tetap dilakukan dan diyakini oleh masyarakat Jorong Lundar sampai saat ini.Tujuan penelitian ini adalah: untuk mendeskripsikan proses upacara “ maasok baniah padi” dalam bercocok tanam padi pada masyarakat Jorong Lundar Nagari Panti Timur Kabupaten Pasaman dan mendeskripsikan fungsi upacara “maasok baniah padi” bagi masyarakat Jorong Lundar Nagari Panti Timur Kabupaten Pasaman. Teori yang digunakan adalah teori Struktural Fungsional menurut Robert K. Merton. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dangan tipe deskriptif. Informan pada penelitian ini 18 orang yaitu masyarakat petani Jorong Lundar yang melakukan sistem religi upacara “maasok baniah padi”. Serta pemimpin upacara “maasok baniah padi” yaitu Imam khatib. Pemilihan informan pada penelitin ini menggunakan teknik purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data berupa observasi (non-participant observation), wawancara mendalam dan dokumentasi. Unit analisinya kelompok. Analisis data digunakan dengan model analisis data interaktif (Miles dan Huberman) yang mencakup dalam tahapan, yaitu (1) pengumpulan data (2) tahap reduksi data (3) tahap penyajian data (4) tahap verivikasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1). Proses maasok baniah padi memiliki suatu proses tahapan diantaranya: (a). Musyawarah menentukan waktu dan teknis pelaksanaan maasok baniah padi, (b). Proses persiapan upacara maasok baniah padi.(c). Berdoa bersama.(2). Memiliki beberapa fungsi yang diyakini dan dipercaya oleh masyarakat Jorong Lundar diantaranya: (a). Membangun solidaritas antar masyarakat, (b). Supaya serentak bertanam padi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Siska Maiyuni
Date Deposited: 11 Aug 2018 02:35
Last Modified: 11 Aug 2018 02:35
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/1209

Actions (login required)

View Item View Item