Sistem Perladangan “Umo” sebagai Kearifan Lokal dalam Menjaga Kelestarian Hutan di Dusun Rantau Tipu Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang Kabupaten Bungo Provinsi Jambi

Hendri, Marta (2017) Sistem Perladangan “Umo” sebagai Kearifan Lokal dalam Menjaga Kelestarian Hutan di Dusun Rantau Tipu Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (118kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Lengkap)
13070164 HENDRI MARTA OK.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

Sistem perladangan berpindah ini dinamakan “Umo” oleh masyarakat setempat dan “Umo” dipilih di dalam hutan dengan jarak rata-rata 2 – 5 km dari permukiman. Apabila suatu tempat telah dijadikan “Umo”, maka tempat tersebut akan diolah lagi pada siklus 7-10 tahun yang akan datang, karena masyarakat memilih mencari lahan baru yang lebih subur. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan sistem perladangan “Umo” sebagai kearifan lokal, mendeskripsikan perladangan “Umo” sebagai kearifan lokal bisa digunakan sebagai salah satu bentuk kelestarian lingkungan. Untuk menjelaskan permasalahan penelitian ini, teori yang digunakan adalah teori ekologi Marx. Kunci dari penjelasan ekologi Marx terletak pada elaborasi atas ide mengenai hubungan antara alam dengan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan tipe penelitian deskriptif. Teknik pemilihan informan diambil secara purposive sampling. Informan penelitian berjumlah 13 orang. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Analisis data yang digunakan analisis model interaktif dari Milles Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Sistem perladangan “Umo” sebagai kearifan lokal terlihat dari pemilihan lokasi yang dijadikan Umo, yaitu tempat yang agak datar sehingga tidak menimbulkan erosi. 2) Perladangan “Umo” sebagai kearifan lokal bisa digunakan sebagai salah satu bentuk kelestarian lingkungan, terlihat dari cara pengolahan lahan dan Pemeliharaan Tanaman perladangan “Umo” yaitu cara tradisional dan pemeliharaan umumnya dengan cara sederhana dan tidak memanfaatkan pestisida 3) Perladangan Umo dilaksanakan dengan pengaturan waktu menurut siklus tertentu, sehingga kesuburan tanah tetap terjaga.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Siska Maiyuni
Date Deposited: 11 Aug 2018 01:25
Last Modified: 11 Aug 2018 01:25
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/1194

Actions (login required)

View Item View Item