Faktor Tidak Berjalannya Peraturan Bupati No 13 Tahun 2016 Tentang Penertiban Orgen Tunggal Di Padang Pariaman (Studi Kasus: Maraknya Orgen Tunggal Di Nagari Kasang)

Rani, Refita Sari (2017) Faktor Tidak Berjalannya Peraturan Bupati No 13 Tahun 2016 Tentang Penertiban Orgen Tunggal Di Padang Pariaman (Studi Kasus: Maraknya Orgen Tunggal Di Nagari Kasang). Sarjana thesis, STKIP PGRI Sumatera Barat.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (278kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Kesimpulan)
Kesimpulan.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (11kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Lengkap)
13070009 RANI REFITA SARI OKE.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Penelitian ini dibelakangi dalam konsep hukum berkaitan dengan peraturan pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tentang penertiban orgen tunggal. Dimana peraturan tersebut dibuat pemerintah agar sejahteranya hidup masyarakat. peraturan tersebut meliputi perintah yang harus dijalankan masyarakat. Didalam penelitian ini banyaknya masyarakat yang melanggar peraturan yang dibuat oleh pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tentang penertiban orgen tunggal. Seharusnya masyarakat menaati peraturan yang telah ditetapkan bupati guna untuk kesejahteraan bersama. Kegiatan orgen tunggal banyak penyimpangan-penyimpangan terjadi maka dari itulah pemerintah melanggar aturan yang dibuat bupati dan tetap melaksanakan orgen tunggal sampai malam. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa faktor penyebab tidak berjalannya peraturan yang dibuat bupati terhadap penertiban orgen tunggal di Padang Pariaman khususnya di Nagari Kasang. Dengan tujuan mendeskripsikan faktor penyebab tidak berjalannya peraturan yang dibuat bupati terhadap penertiban orgen tunggal di Padang Pariaman khususnya di Nagari Kasang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fungsionalisme struktural menurut Talcott Parsons. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data skunder. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi non partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumen. Sementara itu unit analisis data yang digunakan adalah Kelompok dengan analisis data Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwasannya ada beberapa faktor penyebab tidak berjalannya peraturan bupati no 13 tahun 2016 tentang penertiban orgen tunggal di Padang Pariaman (studi kasus: maraknya orgen tunggal di Nagari Kasang) yaitu (1) Kurangnya kesadaran hukum terhadap masyarakat (2) Minimnya sosialisasi terhadap masyarakat (3) kurangnya kontrol sosial dalam masyarakat (4) Sanksi yang diberikan kurang tegas sanksinya adalah diberhentikan orgennya.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Program Studi > Pendidikan Sosiologi
Depositing User: Siska Maiyuni
Date Deposited: 02 Aug 2018 10:13
Last Modified: 02 Aug 2018 10:13
URI: http://repo.stkip-pgri-sumbar.ac.id/id/eprint/1056

Actions (login required)

View Item View Item